Dibilang Buah ‘Kampungan’, Ternyata Kersen Mampu Cegah Penyakit Mematikan Ini

Sudah banyak yang menjelaskan tentang ragam cara penyembuhan penyakit secara alami dengan mengonsumsi buah-buahan tertentu secara teratur.
Tumor merupakan salah satu penyakit yang kerap dianggap masyarakat sebagai penyakit mematikan, khususnya yang disebut tumor ganas. Perlu diketahui tumor terbagi ke dalam dua kategori, yaitu tumor jinak dan tumor ganas.


Nah, di antara beragam buah-buahan itu ada buah bernama kersen atau nama lainnya buah talok (atau Muntingia calabura L).
Buah yang tidak umum dijual di pasar apalagi di supermarket, melainkan buah yang pohonnya tumbuh di pinggir jalanan atau di tempat-tempat umum ini ternyata mampu menyembuhkan tumor ganas.
Kok bisa? Untuk mengetahui secara lengkapnya kita kenali dulu apa itu tumor ganas. Setelah itu kita masuk pada penjelasan buah kersen.
Seperti dikutip alodokter.com, tumor jinak hanya tumbuh pada satu bagian tubuh dan tidak menyebar atau menyerang bagian lain.
Sedangkan tumor ganas atau yang sering disebut kanker adalah tumor yang dapat menyerang jaringan di sekitarnya, masuk ke pembuluh darah, dan menyebar ke bagian tubuh yang lain.
Tumor jinak juga biasanya tidak akan tumbuh lagi setelah diangkat, sementara tumor ganas memiliki kemungkinan untuk kambuh.
Penyebab tumbuhnya tumor memang belum diketahui secara pasti, tapi ada beberapa faktor yang diduga sebagai pemicunya. Yaitu:
* Faktor keturunan dan kelainan genetika.
* Konsumsi minuman keras yang berlebihan.
* Kelainan pada sistem kekebalan tubuh.
* Kelebihan berat badan atau obesitas.
* Pajanan polusi udara.
* Pajanan sinar matahari yang berlebihan.
* Pajanan radiasi.
Jika kanker atau tumor ganas masih berada pada satu lokasi dan belum menyebar, kanker tersebut umumnya akan diangkat melalui operasi.
Tumor jinak juga umumnya diangkat kecuali jika tumor tersebut tidak mengganggu kinerja organ dan tidak berdampak buruk pada kesehatan sama sekali.
Buah Kersen Sebagai Anti Tumor
Buah kersen tergolong dalam keluarga buah-buahan berukuran kecil yang rasanya manis.
Buah kersen muda berwarna hijau muda dan warnanya akan berubah menjadi merah terang ketika buah sudah masak.
Daging buah kersen halus dan memiliki rasa manis.
Dan meski telah lama dikenal sebagai pohon yang bisa tumbuh liar di mana saja, kersen rupanya menyimpan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.
Buah kersen sangat bermanfaat dan memiliki kandungan yang lebih jika dibandingkan dengan berbagai larutan isotonik yang kini banyak beredar di pasaran.
Ditinjau dari segi kandungan gizinya buah kersen tidak kalah dengan buah yang lain misalnya mangga.
Kandungan vitamin C buah mangga 30 mg, sedangkan pada buah kersen 80,5 mg, selain itu kandungan kalsium pada buah kersen 124,6 mg, jauh lebih banyak dari buah mangga yang hanya 15 mg.
Dikutip wikipedia kersen sendiri memiliki banyak kandungan yang bermanfaat diantaranya yaitu air (77,8 gram), Protein (0,384 gram), Lemak (1,56 Gram), Karbohidrat (17,9 gram), Serat (4,6 gram), Abu (1,14 gram), Kalsium (124,6 mg), Fosfor (84mg), Besi (1,18 mg), Karoten (0,019g), Tianin (0,065g), Ribofalin (0,037g), Niacin (0,554 g) dan kandungan Vitamin C (80,5 mg) nilai Energi yang dihasilkan adalah 380KJ/100 gram.
Buah kersen dilaporkan juga mempunyai efek anti tumor, dimana kandungan senyawa flavonoid yang dipunyai kersen ini ternyata dapat menghambat pertumbuhan sel kanker secara invitro/laboratoris.

Meski begitu, pencegahan juga mesti dilakukan dari beberapa faktor seperti menjaga pola hidup, Berikut beberapa langkah lain yang dapat kita lakukan untuk menurunkan risiko terjadinya tumor, yaitu:
– Berhenti merokok.
– Berolahraga secara teratur.
– Menerapkan pola makan yang sehat dan seimbang, misalnya meningkatkan konsumsi serat, terutama sayuran dan mengurangi konsumsi makanan berlemak.
– Menjaga berat badan yang sehat.
– Membatasi konsumsi minuman keras. Batas konsumsi per hari yang direkomendasikan adalah 2 hingga 2,5 kaleng bir untuk pria dan maksimal 2 kaleng bir untuk wanita dengan kadar alkohol sebanyak 4,7 persen per kaleng.
– Menghalau pajanan sinar matahari, misalnya dengan menggunakan tabir surya.
– Meminimalisasi pajanan senyawa kimia yang mengandung racun, misalnya dengan mengenakan masker saat menggunakan kendaraan umum.
– Meminimalisasi pajanan terhadap radiasi.
– Menjalani pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Jadi tetap disarankan Anda bisa menjaga pola hidup Anda agar terhindar dari risiko kemungkinan terkena penyakit tumor yang membahayakan.


Selain menjaga pola hidup tidak ada salahnya mencegah penyakit tumor dengan rutin mengkonsumsi buah kersen, dimana buah kersen sendiri banyak dipercaya bisa mengurangi risiko terkena penyakit tumor. Salam sehat selalu.

Facebook Comments